2012

2012cover
Belum seminggu diputar di bioskop, film kolosal tentang superbencana yang melanda bumi tersebut langsung menyodok ke peringkat satu box office. Seperti dikutip dari Associated Press, di pekan pertamanya, film buatan Sony Pictures tersebut meraih USD 225 juta (sekitar Rp 2,1 triliun).

Di pasar domestik AS saja, film itu telah meraup USD 65 juta (Rp 609 miliar), sedangkan sisanya berasal dari pasar luar negeri. Penonton di Prancis tercatat yang paling banyak menambah pundi-pundi Sony Pictures dengan pendapatan USD 17,2 juta (sekitar Rp 161 miliar).

Film itu bercerita tentang bencana yang datang secara serentetan. Meteor sebesar traktor dan pergeseran lempeng bumi sehingga mengakibatkan gempa belasan skala Richter dan tsunami yang menghajar hampir seluruh daratan. Film yang dibintangi John Cusack dan Danny Glover tersebut disutradarai oleh sutradara “spesialis” film bencana, yakni Roland Emmerich (yang juga membesut Independence Day dan The Day After Tomorrow).
rolandEmmerich

Sebenarnya, di Amerika pendapatan secara domestik film 2012 masih kalah dengan The Day After Tomorrow, yang mencatat USD 68,7 juta (sekitar Rp 644 miliar) di pekan pertamanya. Namun, pendapatan secara internasional, 2012 jauh mengungguli film yang bercerita tentang pergeseran kutub bumi tersebut.

”Roland adalah tipikal pembuat film yang bisa diterima hampir semua penduduk bumi, tidak hanya di AS,” kata Rory Bruer, kepala distribusi Sony. ”Cerita yang ada di film ini benar-benar mampu mengocok emosi manusia di belahan bumi mana pun. Sebab, ini adalah cerita tentang perjuangan umat manusia untuk bertahan hidup, tak peduli kebangsaannya,” tambahnya.

Menurut Paul Dergarebedian, analis box office Hollywood.com, 2012 adalah film paling sukses selama masa Thanksgiving. Pada masa Thanksgiving, banyak orang yang melewatkan akhir pekan dengan menonton bioskop.

Menariknya lagi, kesuksesan itu diperoleh 2012 setelah bertarung dengan sejumlah film-film bagus lain. Misalnya, Disney’s A Christmas Carol ataupun film petualangan komedian kocak yang pandai memainkan gerak tubuhnya, Jim Carrey.

Film Disney’s A Christmas Carol pada akhir pekan lalu hanya meraih USD 23,3 juta (sekitar Rp 218 miliar), sedangkan The Men Who Stare At Goats (judul film Jim Carrey) meraup total pendapatan USD 63,3 juta (Rp 593 miliar) dalam 10 hari terakhir. Film Michael Jackson This Is It ada di tempat kelima dengan pemasukan USD 5,1 juta (Rp 47, 8 miliar). Paranormal Activity, film horor dengan bujet rendah yang merajai box office tiga pekan silam, berada di posisi kedelapan dengan mendapat USD 4,2 juta (Rp 39,3 miliar) untuk pemutaran sepekan itu.

theMenWhoStareAtGoats
chrismastCarol

”Melihat daftar film yang ada, benar-benar seperti musim panas. Banyak film bagus dirilis,” kata Paul. ”Ini membuktikan bahwa film-film musim panas dirilis kapan pun tetap akan menunjukkan hasil seperti ketika merilisnya saat musim panas,” imbuhnya. Dengan kata lain, kapan pun film bagus dirilis, hasilnya pun pasti bagus.

diambil dari jawapos.co.id😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s